Cari Blog Ini

Kamis, 26 September 2013

Kerangka pada pemrogaman C

Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang bisa dikatakan mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dipahami karena bahasanya merupakan bahasa tingkat tinggi yang dimengerti oleh manusia.  Bahasa C dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie.
Bahasa pemrograman C sama seperti bahasa pemrograman lainnya yang memiliki kerangka dasar. Kerangka Dasar Bahasa C adalah sebagai berikut :

       1.      Fungsi main().
Fungsi main merupakan fungsi utama yang wajib ada pada saat kita membuat program dengan bahasa C. Dalam sebuah project hanya boleh ada 1 buah fungsi main() saja. Namun dalam bahasa C, tidak membatasi hanya boleh 1 fungsi saja, melainkan kita juga diperbolehkan untuk membuat fungsi-fungsi lain selain fungsi main() yang bisa mempermudah kita dalam membuat sebuah program.
       2.      Deklarasi variabel
Pendeklarasian variabel ini dilakukan untuk mendaftarkan variabel apa saja yang akan kita gunakan dalam program yang kita buat. Pendeklarasian variabel ini biasanya sekaligus dengan mencantumkan tipe data dari variabel tersebut.
      3.      Perintah (statement)
Perintah merupakan deretan program yang kita buat dalam sebuah project.
      4.      Akses library
Digunakan untuk mengakses library apa saja yang kita perlukan dalam pembuatan sebuah program.
      5.      Komentar
Komentar merupakan sebuah kalimat yang biasanya dicantumkan oleh seorang programer sebagai sebuah catatan kecil yang mana komentar ini tidak akan ikut di compile atau diproses.

Tipe data pada pemrogaman C

Bahasa C menyediakan 5 macam tipe data dasar, yaitu
1. Tipe data integer yaitu bilangan bulat dideklarasikan dengan int.
2. Floating point yaitu bilangan pecahan dideklarasikan dengan float.

3. Double precision yaitu bilangan pecahan ketepatan ganda dideklarasikan dengan double
4. karakter dideklarasikan dengan char  
5. kosong dideklarasikan dengan void

Untuk int, float, double dan char dapat dikombinasikan dengan pengubah (modifier) signed, unsigned, long, short, maka hasilnya menjadi seperti pada tabel berikut.

TIPE Lebar Jangkauan Nilai
int 16 bit -32768 s/d 32767
unsigned int 16 bit 0 s/d 65535
long int 32 bit -2147483648 s/d 2147483649
unsigned long int 32 bit 0 s/d 4294967296
float 32 bit 3.4E-38 s/d 3.4E+38
double 64 bit 1.7E-308 s/d 1.7E+308
char 8 bit -128 s/d 127
unsigned char 8 bit 0 s/d 255

Variabel pada pemrogaman C

Variabel adalah suatu pengenal di dalam program yang berguna untuk menyimpan nilai dari tipe data tertentu. Adapun nilai yang disimpan bersifat dinamis, artinya nilai tersebut dapat diubah selama program berjalan. Untuk menggunakan variabel, tentu kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu agar kompilator dapat mengenalinya. Brikut ini bentuk umum untuk proses pendeklarasian variabel didalam bahasa C.


tipe_data nama_variabel;

Tipe data disini berguna untuk memberitahu kepada kompilator bahwa variabel tersebut hanya dapat menampung nilai sesuai dengan tipe data tertentu yang didefinisikan ataupun tipe lain yang kompatibel.

Berikut contoh pendeklarasian beberapa buah variabel dengan tipe data yang berbeda.

int x; /*Mendeklarasikan variabel x dengan tipe data int*/
float y; /*Mendeklarasikan variabel y dengan tipe data float*/
char z; /*Mendeklarasikan variabel z dengan tipe data char*/

Bahasa C mengizinkan kita untuk melakukan pendeklarasian beberapa buah variabel dengan tipe data yang sama dalam satu baris, misanya seperti berikut.

int a, b, c; /*Mendeklarasikan variabel a, b, dan c yang bertipe int*/
double x, y, z; /*Mendeklarasikan variabel x, y dan z yang bertipe double*/